Lady marmalade went to bu jawa .
Lady marmalade went to bu jawa .
“Ketika aku meminta kpd Allah kekuatan, Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat.
Ketika aku memohon kpd Allah kebijaksanaan, Allah memberiku masalah agar dapat ku pecahkan. Ketika aku memohon kpd Allah kesejahteraan, Allah memberiku akal untuk berfikir.
Ketika aku memohon kpd Allah keberanian, Allah memberiku kondisi yg bahaya untuk kuatasi.
Ketika aku memohon kpd Allah sebuah cinta, Allah memberiku orng2 bermasalah untk ku tolong.
Ketika aku memohon kpd Allah bantuan, Allah memberiku kesempatan.
Aku tak slalu menerima apa yg kuminta, tapi aku selalu menerima segala yg aku butuhkan.
Sorot mata yang kelu dari dialog yang bisu
asap yang gelap, dan lebih pekat
daripada malam dan simpul senyum yang
menceritakan lelah
Semua hanya spekulasi
asumsi tingkat tinggi
Tebak-menebak tentang iya dan tidak
tentang benar dan salah
tentang rapi dan kacau
Tahukah dirimu , hai nona
aku ingin mencumbumu di hari sabtu
dan bersembahyang denganmu di pagi mingggu
Kristo Baskoro, 24 Agustus 2011
Sang pembunuh waktu
must be
tough enough to fight
(jadi jangan jadi pengecut)
tender enough to cry
(jadi jangan sok2an nahan nangis)
human enough to make mistake
(jadi jangan takut untuk salah)
humble enough to admit them
(jadi jangan gengsi akuin kesalahan)
strong enough to absord the pain
(jadi kudu bisa nahan tekanan apapun bentuknya)
and resilient enough to bounce back and keep on moving
(gak boleh galau , harus bisa move on)
KESIMPULANNYA, PEMIMPIN ITU BUKAN ORANG YANG SOK KUAT , PALING BENAR , DAN SELALU SEMPURNA . PEMIMPIN ITU JUGA MANUSIA ,
kalau tidak ada yang tidak mungkin bagi Beliau, berarti ada saja kemungkinan ada hal yang tidak mungkin Beliau lakukan, bukan?